Sabtu, 17 September 2011

Pengantar Pemrosesan Akuntansi

Ini bahan dari dosen SIA





UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
FAKULTAS EKONOMI
2011

PENGANTAR PEMROSESAN AKUNTANSI

GAMBARAN UMUM PEMROSESAN TRANSAKSI

Sistem pemrosesan transaksi (transaction processing system—TPS) merupakan aktivitas yang terdiri atas tiga subsistem utama yang disebut siklus, yaitu siklus pendapatan, siklus pengeluaran, dan siklus konversi. Aplikasi TPS memproses transaksi keuangan. Transaksi keuangan didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang memengaruhi aktiva dan ekuitas perusahaan, dicerminkan dalam akun-akunnya, dan diukur dalam satuan mata uang.

Siklus Pendapatan
Perusahaan menjual barang jadi ke pelanggan melalui siklus pendapatan (revenue cycle), yang meliputi pemrosesan penjualan tunai, penjualan kredit, dan penerimaan kas setelah penjualan kredit. Subsistem utama dari siklus pendapatan adalah pemrosesan transaksi penjualan dan penerimaan kas.

Siklus Pengeluaran
Aktivitas bisnis dimulai dengan perolehan bahan baku, properti, dan tenaga kerja melalui pertukaran dengan kas. Subsistem utama dari siklus pengeluaran adalah sistem pembelian/utang, sistem pengeluaran kas, sistem penggajian, dan sistem aktiva tetap.

Siklus Konversi
Terdiri atas dua subsistem utama: sistem produksi dan sistem akuntansi biaya. Sistem produksi melibatkan perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian produk fisik melalui proses produksi. Sistem akuntansi biaya memantau arus informasi biaya yang berkaitan dengan produksi. Informasi yang dihasilkan oleh sistem akuntansi biaya digunakan untuk penilaian persediaan, penganggaran, pengendalian biaya, pelaporan kinerja, dan keputusan manajemen.

PENCATATAN AKUNTANSI
Sistem Manual
Pencatatan tradisional yang digunakan dalam sistem manual yaitu dokumen, jurnal, dan buku besar.
Dokumen menyediakan bukti dari kegiatan ekonomi dan dapat digunakan untuk memulai pemrosesan transaksi. Beberapa dokumen merupakan hasil dari pemrosesan transaksi. Terdapat 3 jenis dokumen: dokumen sumber (beberapa dokumen yang diciptakan di awal transaksi), dokumen produk (hasil dari pemrosesan transaksi), dan dokumen perputaran (dokumen produk dari satu sistem yang menjadi dokumen sumber dari sistem lainnya).
Jurnal adalah catatan ayat-ayat secara kronologis. Dokumen adalah sumber utama bagi jurnal. Jurnal menyimpan catatan yang lengkap dari transaksi dan pencatatannya dalam akun sehingga menyediakan sarana untuk memposting ke akun-akun. Terdapat 2 jenis jurnal: jurnal khusus dan jurnal umum.
Buku besar adalah buku akun keuangan, yang mencerminkan pengaruh keuangan dari transaksi setelah dibukukan dari berbagai jurnal. Jurnal menunjukkan efek kronologis dari aktivitas bisnis, sedangkan buku besar menunjukkan aktivitas per jenis akun. Terdapat 2 jenis buku besar: buku besar umum (berisi informasi akun perusahaan dalam bentuk rangkuman dari akun pengendali) dan buku besar pembantu (berisi perincian masing-masing akun yang membentuk akun pengendali tertentu).

Jejak Audit
Catatan akuntansi (dokumen, jurnal, dan buku besar) menyediakan jejak audit (audit trail) untuk menelusuri transaksi dari dokumen sumber ke laporan keuangan. 

TEKNIK DOKUMENTASI
Tiga jenis dokumentasi sistem: diagram arus data (data flow diagram—DFD), bagan alir sistem (system flowchart), dan diagram relasi entitas (entity-relationship diagram).

Data Flow Diagram (DFD)
Merupakan penyajian grafis dari sebuah sistem. DFD menggambarkan komponen sebuah sistem; arus data antarkomponen; serta sumber, tujuan, dan penyimpanan data. Terdapat 4 simbol yang digunakan dalam DFD:

                        Simbol lingkaran menggambarkan entitas dalam atau proses dimana
arus data yang masuk diubah menjadi arus data yang keluar.

                        Simbol arus data menunjukkan jalannya data.

                        Simbol entitas luar menggambarkan sumber atau tujuan data di luar
                        sistem.

                        Simbol penyimpanan data menunjukkan tempat dimana data
                        disimpan.


Diagram Konteks (Context Diagram)
Diagram konteks merupakan diagram sistem informasi tingkat atas dan paling sedikit rinciannya, yang menggambarkan sistem dan semua aktivitasnya dengan sebuah lingkaran, dan menunjukkan arus data yang masuk dan keluar sistem serta masuk dan keluar entitas luar. Entitas luar adalah entitas (orang, tempat, atau benda) di luar sistem yang mengirimkan data ke, atau menerima data dari sistem.


Diagram Arus Data Fisik (Physical Data Flow Diagram)
Merupakan penyajian grafis dari sebuah sistem yang menunjukkan entitas dalam dan luar sistem, dan arus data yang masuk dan keluar entitas tersebut. Entitas dalam (internal) yaitu entitas di dalam sistem yang mengubah data, misalnya petugas akuntansi (orang), departemen (tempat), dan komputer (benda).
DFD fisik menyebutkan di mana, bagaimana, dan oleh siapa sebuah proses sistem diselesaikan, dan tidak menunjukkan apa yang akan diselesaikan. Ingat bahwa simbol lingkaran diberi label kata benda dan bahwa arus data diberi label sedemikian rupa sehingga menunjukkan bagaimana data ditransmisikan antarlingkaran.

Diagram Arus Data Logis (Logical Data Flow Diagram)
Merupakan penyajian grafis sebuah sistem yang menunjukkan proses sistem dan arus data yang masuk dan keluar proses. Kita menggunakan DFD logis untuk mendokumentasikan sistem informasi (pekerjaan/tugas apa yang dilakukan sistem) tanpa menentukan bagaimana, dimana, dan oleh siapa pekerjaan itu diselesaikan.
Ingat bahwa proses pada DFD logis diberi label kata kerja yang menggambarkan tindakan yang akan dilakukan, bukan kata benda seperti DFD fisik.

SISTEM AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER
 Meskipun jejak audit dalam sistem berbasis komputer kurang bisa diamati daripada sistem manual tradisional, jejak audit tetap ada. Catatan akuntansi dalam sistem berbasis komputer disajikan dalam 4 jenis file magnetis yang berbeda: file induk/master, file transaksi, file referensi, dan file arsip.
File induk umumnya berisi data akun. Buku besar umum dan buku besar pembantu adalah contoh dari file induk. Nilai data file ini diperbarui dari transaksi.
File transaksi adalah file sementara yang menyimpan catatan transaksi yang akan digunakan untuk mengubah atau memperbarui data dalam file master. Contoh: pesanan penjualan, penerimaan persediaan, dan penerimaan kas.
File referensi menyimpan data yang digunakan sebagai standar untuk memproses transaksi. Contoh: daftar harga digunakan sebagai acuan untuk menyiapkan faktur pelanggan.
File arsip berisi catatan transaksi masa lalu yang dipertahankan untuk referensi di masa depan. Contoh: jurnal, informasi penggajian periode lalu, dan buku besar periode lalu





0 comments:

Posting Komentar

tolong diisi yha . .